Bahasa Arab Itu Mudah II: HANYA TIGA HURUF

Bismillah..

Bukti lain bahwasanya bahasa arab adalah bahasa yang ringan dan sederhana adalah banyaknya kata pokok yang HANYA terdiri dari 3 huruf.  Abul Fathi Utsman Ibnu Jinni berkata:

إن الأصول ثلاثة: ثلاثي و رباعي و خماسي فأكثرها استعمالا و أعدلها تركيبا الثلاثي و ذلك لأنه حرف يبتدأ به و حرف يحشي به و حرف يوقف عليه

“ٍSesungguhnya kata pokok (dalam bahasa Arab) ada tiga macam, yaitu tsulatsi (kata yang terdiri dari 3 huruf), ruba’i (kata yang terdiri dari 4 huruf),  dan khumasi (kata yang terdiri dari 5 huruf). Adapun yang paling banyak digunakan dan paling sederhana susunan katanya adalah ats-tsulasi (kata yang terdiri dari 3 huruf) karena ia terdiri dari satu huruf pembuka, satu huruf pertengahan, dan satu huruf penutup” [1]

Banyaknya penggunaan kata yang terdiri dari 3 huruf dalam bahasa arab menunjukkan ringan dan sederhananya bahasa Arab. Jika kita melakukan uji perbandingan antara bahasa arab dengan bahasa lainnya, kita akan melihat bukti nyata dari apa yang telah disebutkan diatas. Perhatikan tabel berikut:

MUFRADAT

Dari tabel diatas, dapat dilihat bahwa kata dalam bahasa arab yang terdiri dari 3 atau 4 huruf sebanding dengan kata dalam bahasa lain yang berjumlah hingga 10 huruf atau lebih. Adapun dalam bahasa arab, kata yang terpanjang maksimal terdiri dari 7 huruf dan tidak lebih dari itu.

Berbeda dengan bahasa lain yang terkadang kita menemukan satu kata yang jumlah hurufnya hingga 15 atau lebih. Misalnya kata “internationalism” dalam bahasa inggris atau kata “entschuldigung” dalam bahasa Jerman. Kekhususan ini menghemat waktu, tenaga, harta hingga selanjutnya menghemat kertas. Bandingkan saja buku terjemahan dan buku kitab asli.

Masih ingat tentang Kamus Al Munawwir? Kamus setebal 1500 halaman itu berisi kombinasi dari tiga huruf hijai’yyah saja.

KAMUS

Dan,

Barangkali, tasrif istilahi terdengar begitu menyeramkan karena didalamnya ada 22 wazan berjajar, minta dihapal. TAPI, kalau kita coba kenal lagi lebih dekat, asal-usul fiil madhi dari 22 wazan itu sebagian besarnya berasal dari tiga wazan fiil madhi, yang selanjutnya masing masing dari tiga wazan itu memungkinkan memiliki fiil mudhori yang berbeda, sehingga total wazan pokok itu ada 6. Memang terdapat kata yang memiliki empat asal huruf, namun tidak banyak. Inilah 6 wazan tsulatsi mujarrod:

WAZAN FIIL

Adapun wazan wazan setelahnya yang tampak begitu panjang, sebenarnya hanya wazan pokok tsulasi yang mengalami penambahan huruf dengan penambahan yang teratur dengan huruf2 yang tertentu saja. Cakepp..

Jika fiil tsulasi (tsulasi: 3) ketambahan satu huruf, maka menjadi fiil rubaa’ii (ruba’i: 4). Jika ketambahan dua huruf, ia menjadi fiil khumasi (khumasi: 5). Jika ketambahan tiga huruf, ia menjadi fiil sudasi (saadis: 6). Dan kabar gembiranya lagi, fiil fiil tsulasi mujarrod yang ketambahan huruf itu memiliki arti yang masih berkaitan satu sama lain. Misalnya سَاَلَ berati bertanya. Namun ketika menjadi تسائلَ artinya menjadi saling bertanya tanya. Lalu غفر berarti mengampuni. Ketika menjadi استغفر artinya menjadi ‘memohon ampun’. Satu lagi, نصر berarti menolong. Tapi ketika menjadi انتصر artinya berati ‘menang’.

Gimana? Bahasa Arab itu Mudah dan memang dimudahkan, bukan?

Semoga Allah memudahkan kita semua untuk belajar bahasa arab; bahasa AlQur’an. Aamiin..

————————————————————-

Di Murojaah oleh Ummu Yazid Fafa

Sumber-sumber:

Sebagian besar diambil dari “Keutamaan & Kewajiban Mempelajari Bahasa Arab” – Ustadz Hamzah Abbas Lawadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *